Langkah Menangani Permasalahan yang Kemungkinan Ada Waktu Menutup Diri

Bersamaan penyebaran virus corona yang makin cepat, beberapa orang lakukan langkah antisipasif. Ini dilaksanakan bukan hanya supaya mereka tidak terjangkiti, tetapi supaya tidak menulari orang lain.

Langkah yang paling umum dilaksanakan ialah lewat social distancing atau jaga jarak sama orang lain. Tetapi pada sebagian orang yang cemas diri mereka mempunyai infeksi virus corona serta beresiko menularkannya pada seorang lain, mereka lakukan isolasi diri.


Dalam ini, seringkali mereka menghindari diri dari keluarga. Disamping itu, mereka kerja serta bersekolah dari rumah.

Isolasi diri yang digerakkan ini batasi mereka dari keluar serta berhubungan sama orang lain. Ini pasti membuat efek beberapa permasalahan kesehatan mental jadi bertambah.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) sendiri keluarkan tutorial untuk kesehatan mental buat orang yang menutup diri. Kebosanan serta depresi kemungkinan ada dari keadaan sendirian ini hingga ada hal yang perlu dilaksanakan untuk hindari permasalahan lebih berat.

Menangani permasalahan mental yang berlangsung ini dapat membuat kamu lewat waktu isolasi diri dengan kesehatan yang masih terbangun. Dikutip dari Independent, ada beberapa hal yang dapat kamu kerjakan untuk menangani permasalahan yang kemungkinan ada karena isolasi diri ini.

Saat kerja dari rumah serta menutup diri, Dr. Lucy Atcheson, psikolog konseling menyebutkan jika melepaskan kebiasan setiap hari yang biasa kamu kerjakan dapat memunculkan permasalahan.

" Saat kamu tengah di perjalanan ke tempat kerja, kamu kemungkinan berhenti di coffe shop favoritmu atau menegur seorang di dalam rumah, hal kecil ini kamu kerjakan tiap hari tanpa ada diakui, " jelas Dr. Atcheson.

" Saat kamu sendirian di dalam rumah, hal itu tidak berlangsung serta dampak kumulatifnya lumayan besar, " sambungnya.

Untuk menangani ini, kerjakan rutinitas kecil baru di dalam rumah dengan cara teratur. Kamu mulai bisa olahraga, membaca buku, atau menegur rekan lewat sosial media.

Saat ada di dalam rumah, kamu bisa habiskan waktu begitu lama di sofa tanpa ada bergerak. Hal tersebut diperburuk mengonsumsi makanan tidak imbang dan ngemil selama seharian.

" Kerjakan yang paling baik untuk makan sehat. Bila tidak ada orang yang dapat membawakanmu makanan, kamu dapat cari supermarket seputar yang sediakan layanan pesan antar, " jelas Emma Carrington dari Mental Health UK.

" Kesehatan fisik serta mental kita terkait hingga sedapat mungkin buat kegiatan rutin yang menyertakan olahraga fisik, " jelas Stephen Buckley, kepala sisi info di Mind.

" Walaupun kamu tidak dapat habiskan waktu sama orang lain, gunakan sedapat mungkin ruangan pribadi luar ruang yang kamu punya seperti taman atau balkon bila kamu memiliki, pasalnya dekat sama alam dapat menolong perilakumu, " sambungnya.

Untuk pilihan, Buckley merekomendasikan untuk lihat keluar jendela untuk lihat burung. Kamu dapat juga mengerjakannya dengan buka jendela serta biarkan udara fresh masuk ke ruang.

Membuat pekerjaan serta kegiatan rutin baru dapat benar-benar menolong saat kamu menutup diri di dalam rumah. Kamu dianjurkan tidak untuk sekedar hanya bangun tidur, mandi, kerja, makan, serta terus mengerjakannya.

Buat kegiatan rutin baru yang dapat benar-benar bermanfaat untukmu serta mempunyai hal yang dinanti. Kamu seharusnya tidak habiskan semua waktumu di muka monitor baik berbentuk laptop atau smartphone.

Kamu mulai bisa beraktivitas seperti membaca buku, dengarkan podcast, belajar memasak, menulis, atau beberapa hal yang lain.

Menutup diri bukan bermakna jika kamu melepas diri seluruhnya dari jalinan sama orang lain. Kamu masih dapat lakukan kontak dengan rekan atau keluarga namun berbentuk yang tidak sama.

Kamu dapat bicara dengan mereka untuk mengutarakan perasaanmu hingga masalahmu dapat menyusut. Hubungi mereka lewat e-mail, sosial media, atau telephone.

Kabar yang kamu baca dapat berefek pada keadaan mentalmu. Bila kamu tidak batasi kabar yang masuk khususnya dari sosial media, karena itu mentalmu yang tengah capek sebab isolasi diri dapat makin alami penurunan.

Kebanyakan kabar yang masuk khususnya kabar buruk dapat berefek jelek bagimu. Ini akan makin jelek saat kabar yang kamu mengonsumsi rupanya kabar hoaks.

Dr. Lucy Atcheson menjelaskan salah satunya bahaya dari isolasi diri ialah kamu mempunyai kebanyakan waktu pikirkan hidup. Saat berpikir, kamu akan bertambah banyak pikirkan beberapa hal jelek.

Kamu serta dapat berpikir jika kamu akan jadi edan atau menanggung derita permasalahan sebab kebanyakan diam di dalam rumah. Untuk menangani permasalahan ini, kamu dapat menyibukkan diri sekalian banyak melakukan komunikasi sama orang lain.

Post a Comment

0 Comments