Peran Penting Pengusaha Dalam Mencegah Dampak Corona Virus


Salah satu dampak dari pandemi COVID-19 adalah soal ekonomi. Maka dari itu, pengusaha memainkan peran penting dalam bidang ini. Roda ekonomi ditentukan oleh sikap pengusaha terhadap pekerja. Pengusaha perlu melakukan langkah untuk menurunkan risiko pada pekerja dan juga keluarganya.

UNICEF dan ILO membuat sebuah panduan bagi para pengusaha agar melakukan langkah yang tepat dalam melakukan keputusan bisnis. Hal ini bertujuan supaya seluruh pekerja mendapatkan perlindungan sosial. Apalagi kebijakan negara Indonesia yang tidak memberikan tunjangan rutin bagi pengangguran atau orang dengan pekerjaan informal.


Pekerja pada penghasilan rendah membutuhkan dukungan yang sangat ekstra. Kebijakan yang ramah keluarga juga sangat dibutuhkan oleh para pekerja.  Bahkan pemerintah pusat telah meminta kepada pemerintah daerah supaya memastikan pembayaran secara penuh gaji pegawai. Berikut sederet langkah yang perlu dilakukan perusahaan.

1. Melakukan Pekerjaan Dengan Lebih Fleksibel

Pekerja harus lebih bebas dan fleksibel dalam mengerjakan pekerjaannya terutama soal tempat dan waktu. Pekerja harus menjaga kesehatan dirinya dan juga melindungi keluarganya di tengah pandemi ini. Hindari melakukan pekerjaan yang mengumpulkan banyak orang karena ini tidak sesuai dengan prosedur kesehatan dari pemerintah.

Perusahaan juga harus melihat kebijakan lainnya misalnya ada transportasi yang dibatasi sehingga sulitnya akses ke kantor. Sebisa mungkin perusahaan memberikan fasilitas dan jaminan agar pekerja bisa bekerja di kantor dengan aman dan juga nyaman.

2. Memberikan Panduan Pekerjaan Yang Aman Dan Nyaman

Pada saat pandemi seperti ini, perusahaan harus mencegah resiko penyebaran virus di tempat kerja. Maka sebisa mungkin perusahaan mengatur teknis bekerja yang tepat. Pemerintah mengizinkan beberapa sektor penting seperti industri makanan, bahan pokok dan keuangan tetap beroperasi.

Maka, perusahaan sebaiknya mengatur lingkungan kerja untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Misalnya posisi duduk antar pekerja yang berjauhan. Perusahaan juga bisa membuat jadwal masuk kantor secara bergantian. Hal ini penting dilakukan agar tidak mengumpulkan banyak orang dalam satu ruangan.

2. Memahami Peran Pekerja Sebagai Orangtua

Tak hanya kantor yang mengalami perubahan karena pandemi. Sekolah dan universitas juga harus melakukan pelajaran di rumah. Maka, para pekerja yang sudah menjadi orangtua memiliki tugas ganda. Mereka harus menemani anak-anak dalam sesi belajar online. Orangtua akan banyak tersita waktunya dengan urusan anak-anak.

Perusahaan sebaiknya memahami kondisi ini. Fleksibilitas waktu kerja patut diperhatikan. Apalagi dalam kondisi yang tidak normal ini, segala sesuatu mungkin berjalan lebih terbatas atau lambat. Perusahaan harus membagi tugas secara adil supaya para pekerja yang juga sebagai orangtua, tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

3. Memastikan Pekerja Tetap Sehat Secara Fisik dan Mental

Perusahaan juga harus memberikan perhatian khususnya soal kesehatan. Ketika ada pekerja yang demam, batuk atau mengalami gejala coronavirus, perusahaan perlu membantu. Artinya perusahaan harus memastikan pekerja mendapatkan perawatan medis yang memadai. Jangan lupa untuk memastikan anggota keluarga dan orang sekelilingnya juga aman.

Tak hanya soal kesehatan fisik saja. Pekerja juga mungkin mengalami kondisi stres akibat coronavirus. Sebagian perusahaan terpaksa melakukan pemotongan gaji demi keberlangsungan usaha. Perusahan wajib tahu bahwa ini akan berdampak bagi kesehatan mental pekerja. Buat lingkungan yang mendukung agar pekerja tetap merasa diperhatikan.

Penanganan coronavirus tak hanya jadi tugas tenaga medis. Perusahaan juga memainkan peran penting untuk mencegah dampak yang berkepanjangan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan layanan jarak jauh termasuk untuk berobat. Aplikasi Halodoc siap membantu untuk mendapatkan saran kesehatan secara online.

Post a Comment

0 Comments